Tips Pengefektifan Negosiasi Dalam Bisnis

Dewasa ini kemampuan bernegosiasi dalam transaksi bisnis sangatlah penting. Kemampuan itulah yang membedakan antara seorang yang sukses dengan yang gagal. Dalam hal ini Ed Brodow selaku salah sat negosiator ulung mengungkapnkan ada 10 cara pengefektifan negosiasi dalam bisnis anda.

  1. Jangan takut bertanya tentang apa yang anda inginkan

Seorang negosiator yang suksess adalah seorang yang menyukai tantangan. Mereka menyadari bahwa segala sesuatu dapat dinegosiasikan. Menurutnya kesadaran bahwa segala sesuatu bisa dinegosiasikan, adlah salah satu yang membedakan antara pribadi yang satu dengan yang lain.

Being assertive, ungkapnya berarti bertanya tentang apa yang anda inginkan dan menolak untuk memberi jawaban “tidak”. Biasakan untuk menyatakan perasaaan tanpa rasa takut, cemas, atau marah. Biarkan orang mengetahui apa yang anda inginkan .

  1. Shut up and listen

Ia menyatakan bahwa anda akan menjadi seorang pendengar yang baik, dengan membiarkan orang untuk berbicara banyak tentang banyak hal. Dan ia juga memberikan formula 70-30. 70 persen dari waktu anda dan sisanya adalah berbicara . doronglah lawan bicara anda untuk bberbicara dengan cara mengajukan bantak open-ended question, yaitu pertanyaan yang tidak mungkin hanya dijawab dengan jawaban  iya atau tidak.

  1. Do your homework

Para negosiator ulung berusaha mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya terlebih dahulu sebelum masuk arena negosiasi. Ia akan mengajukan pertanyaan berikut: apa kebutuhan mereka, tekanan apa yang mereka rasakan, pilihan apa yang mereka miliki. Semua hal tersebut merupakan pekerjaan rumah yang vital yang harus anda lakukan agar negosiasi berhasil. Anda tidak dapat mengambil sebuah keputusan tepat tanpa memahami sisi lain dari sebuah situasi. Semakin banyak informasi tentang orang yang akan bernegosiasi dengan anda, maka semakin kuat posisi anda.

  1. Always be willing to walk away!

Jangan melakukan negosiasi tanpa adanya suatu pilihan. Jika anda terlalu bergantung kepada hasil positif yang akan didapat dari sebuah negosiasi maka anda akan kehilangan kemampuan untuk mengatakn “tidak. Jika anda mengatakan, “ saya tidak akan pergi jika saya tidak mencapai kesepakatan yang memuaskan dalam negosiasi ini” maka dalam hal ini, anda sebenarnya gagal dalam berbisnis. Anda seharusnya selalu mempunyai keinginan untuk pergi. Dengan itu, pihak lawan akan merasa andanya kekuatan yang ada pada diri anda.

  1. Dont be in a hurry!

Kesabaran yang anda tunjukan dalam bernegosiasi akan berimbas pada para negosiator lain. Dengan kesabaran yang anda tunjukkan mereka akan percaya bahwa anda sedang tidak dalam tekanan untuk mencapai sebuah kesepakatan bisnis.

  1. Aim high and expect the best outcome!

Negosiator yang sukses swlalu optimistik. Jika anfa mengharapkan  banyak maka anda akan mendapatkan banyak juga, seorang penjual akan meminta lebih banyak dari apa yang mereka harapkan untuk diterima dan seorang pembeli akan menawarkan lebih sedikit dari apa yang telah ia siapkan untuk membayar. Orang yang selalu mengarah kepada hasil yang lebih tinggi, akan selalu mengarah kepada hasil yang lebih tinggi, akan selalu melakukan sesuatu lebih baik, jika anda memiliki harapan yang rendah maka anda akan mendapatkan hasil yang kurang memuaskan.

  1. Focus on the other side’s pressure, not yours!

Jika anda menemukan bahwa orang lain sedang dalam tekanan dan mereka meyakini itu maka anda harus mencari cara untuk mengeksploitasi tekanan tersebut untuk mendapatkan hasil yang lebih baik untuk doro anda sendiri.

  1. Show the other person how their needs will be met!

Seorang negosiator yang sukses selalu melihat situasi dari sisi dan prespektif yang lain. Setiap orang akan melihat dunia dari sisi yang berbeda. Untuk memenangkan negosiasi, anda  harus berusaha untuk memahami negosiator lainnya dan coba menunjukan kepada mereka cara bagaimana merasa puas.

  1. Dont give anything away without getting something in return!

Prinsip di atas dapat dirumuskan dengan vara yang berbeda sebagai berikut “i’ll do this if you do that”. Jika anda melepaskan sesuatu, anda harus mendapatkan sesuatu yang lain sebagai gantinya. Jika anda memberikan sesuatu tanpa mendapatkan sesuatu yang lain sebagai gantinya maka mereka akan merasa berkuasa atas kelonggaran yang diberikan dan mereka tidak akan merasa puas sampai anda berhenti untuk memberi.

  1. Dont take the issues or the other person’s behavior personally!

Kebanyakan negosiasi gagal karena salah satu atau kedua belah pihak mengangkat isu yang tidak berkaitan dengan hal yang sedang dinegosiasikan. Seorang negosiator sukses akan tetap fokus pada pemecahan masalah.

 

 

Source:

Aris Gon , etc, strategi brilian 101 tokoh marketing dunia, Jakarta: El Press, 2010

Share
← Prev Project Back to Works Next Project →