Tips Agar Berbisnis Tetap Aman dan Waras

Bergantunglah kepada keluarga, teman dan orang yang dicintai, Anda tidak harus melaksanakan ini sendirian. Sekalipun Anda tidak membuat hubungan bisnis dengan orang yang Anda cintai (yang merupakan ide bagus), Adna dapat bersandar pada orang ini di awal-awalnya (dan nantinya, ketika keadaan jadi susah). Keluarga dan teman dapat menawarkan dukungan emosional yang kuat selama perjalanan kewirausahaan Anda. Ketika Anda tertekan sampai titik penghabisan Anda, dukungan ini dapat mempengaruhi apakah Anda mendorong untuk sukses atau menyerah.

Kenali hak-hak Anda. Memiliki pemahaman yang benar akan hukum komersil (terutama hukum kontrak, pajak, dan persyaratan hukum untuk menjalankan bisnis kecil) adalah keterampilan yang bernilai bagi seorang wirausahawan. Jika bisa, adalah ide bagus mengenalkan diri Anda kepada bidang hukum ini sebelum Anda memulai bisnis. Jika Anda benar-benar percaya diri dalam bidang hukum ini, Anda dapat menghemat uang yang bisa digunakan untuk penasehat hukum. Anda juga akan menghindar dari berpusing-pusing ketika mencoba memahami dokumen bisnis dan pajak yang kompleks.

Perhatikan kondisi fisik, mental dan emosional Anda. Jika Anda kehilangan kesehatan, Anda kehilangan segalanya. Badan, pikiran, dan perasaan yang sehat itu vital untuk sukses sebagai pemilik bisnis. Terutama di awalnya, yang jam-jamnya bisa jadi sangat panjang dan kerjaannya bisa jadi sangat keras. Tetap saja, Anda harus selalu coba mengkhususkan waktu yang cukup untuk olahraga, tidur dan ” istirahat.” Uruslah hal-hal ini dengan baik-baik sebagaimana mestinya – ini menjaga Anda sehat dan waras. Ingatlah, jika Anda lumpuh, Anda tidak bisa menjalankan bisnis.

Seimbangkan kerja dengan kehidupan. Semuanya tidak berlebihan. Hidupi hidup dengan keseimbangan, sekalipun Anda memulai bisnis dengan hampir tidak ada uang. Kehilangan perspektif dalam hidup akan memiskinkan Anda di jangka panjang (secara emosional – belum tentu finansial), jadi tidak pernah patut dirisikokan itu. Jangan pernah melewatkan tidur malam. Jangan kerja sampai setengah mati. Selalulah tentukan waktu untuk keluarga, hobi, dan, tentu saja, diri Anda sendiri. Hidup Anda hendaknya menjadi sumber kebahagiaan dan minat – bukan sebagai peluang kerja saja.

Share
← Prev Project Back to Works Next Project →